7 Gejala Kanker Lambung yang Harus Diwaspadai

bugar kusmia

Bicara tentang masalah lambung, biasanya hanya penyakit maag dan gangguan asam lambung yang terbersit di benak sebagian besar orang. Padahal, ada satu penyakit lagi yang bisa berakibat fatal, yaitu kanker lambung.

Kanker lambung memang jarang disebutkan karena jumlah penderita penyakit ini tidaklah banyak. Menurut American Cancer Society, kemungkinan seseorang mengidap penyakit ini hanya sebesar 1:154.

Namun, karena bisa mengakibatkan kematian, gejala penyakit ini tetaplah penting untuk diketahui agar bisa terindikasi sejak dini dan bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.

Inilah 7 gejala kanker lambung yang harus diwaspadai.

1. Keluar darah saat buang air besar

"Gejala ini sebenarnya juga bisa menjadi pertanda penyakit selain kanker," kata Allyson Ocean, seorang onkolog gastrointestinal di Weill Cornell Medicine dan New York Presbyterian.

Namun, pada kanker lambung, keluarnya darah ini kemungkinan disebabkan oleh peradangan dan biasanya terjadi pada tahap lanjut penyakit ini, meskipun bisa juga muncul lebih awal.

2. Perut sering terasa nyeri

Pengidap penyakit ini kerap mengeluhkan nyeri epigastrik, area di perut bagian atas, tepat di bawah tulang iga.

Nyeri ini kemungkinan disebabkan oleh tumbuhnya jaringan kanker di dalam perut. Segera periksakan ke dokter jika nyeri itu tak kunjung reda.

3. Nafsu makan menghilang

Jika nafsu makan tiba-tiba menghilang, hal itu perlu diwaspadai. Gangguan saluran pencernaan memang biasanya disertai dengan hilangnya nafsu makan, tetapi gejala ini juga bisa mengindikasikan kanker lambung. Untuk itu, sebaiknya periksakan ke dokter jika gejala ini tak kunjung reda.

4. Perut terasa panas dan mulas

Dalam istilah medis, gejala ini disebut 'heartburn'. Heartburn ini biasa dialami mereka yang punya gangguan asam lambung, artinya ada lebih banyak asam di dalam perut sehingga muncul risiko lebih tinggi mengidap kanker lambung.

Heartburn ini bisa berupa rasa panas dalam perut, mual, atau bahkan nyeri dada.

5. Berat badan turun

Turunnya berat badan memang bisa disebabkan oleh nafsu makan yang hilang, tetapi gejala ini juga bisa menandakan adanya organ yang tidak beres, misalnya kanker lambung. Berat badan bisa turun drastis melalui olahraga dengan intensitas tinggi. Untuk itu, jika berat badan turun drastis tanpa olahraga, perlu ada pemeriksaan lebih lanjut dari dokter.

6. Susah menelan

Jika tumor di dalam lambung sudah menjalar ke kerongkongan, akan muncul yang namanya disfagia atau kesulitan menelan. Makanan terasa tersangkut di tenggorokan dan mungkin terjadi batuk-batuk atau tersedak saat makan dan minum.

7. Perut cepat terasa kenyang saat makan

Gejala ini biasanya dirasakan saat fase lanjut dalam kanker. Rasa kenyang ini muncul saat otot perut tidak lagi bisa mendorong makanan ke usus. Perut pun menjadi buncit dan terasa kenyang karena makanan tetap berdiam di situ. Segmoga bermanfaat buat kita semua dan terima kasih sudah baca artikel ini.

Categories : Bugar

PAGEVIEWS